7 Kesalahan di Surat Lamaran Guru yang Sering Saya Temui

Surat lamaran itu hal pertama yang dibaca pihak sekolah, bahkan sebelum mereka melihat ijazah dan pengalaman Anda. Sayangnya, banyak surat lamaran guru tersisih bukan karena pelamarnya kurang mampu, tapi karena kesalahan kecil yang sebenarnya mudah dihindari.
Calon guru memeriksa surat lamaran cetak di meja dengan map berkas dan laptop sebelum dikirim


Berikut tujuh kesalahan yang paling sering terjadi, lengkap dengan cara memperbaikinya.

1. Nama sekolah salah atau tertinggal dari lamaran sebelumnya

Ini kesalahan paling fatal, dan paling sering terjadi pada pelamar yang mengirim ke banyak sekolah sekaligus. Surat disalin dari lamaran lama, lalu nama sekolah atau nama kepala sekolah lupa diganti. Pihak sekolah langsung tahu surat itu hanya disalin.

Perbaikan: sebelum mengirim, baca ulang bagian alamat tujuan dan isi surat. Cocokkan nama sekolah, nama kepala sekolah atau yayasan, dan alamatnya dengan informasi lowongan.

2. Tidak menyebut posisi atau mata pelajaran yang dilamar

Kalimat seperti "ingin melamar pekerjaan di sekolah Bapak/Ibu" membuat pembaca bertanya-tanya: guru apa? Mapel apa? Jenjang berapa? Sekolah yang membuka beberapa lowongan sekaligus akan kesulitan menyortir surat seperti ini.

Perbaikan: tulis posisi dengan jelas di bagian perihal dan di paragraf pertama.

  • Kurang jelas: Perihal: Lamaran Pekerjaan
  • Lebih jelas: Perihal: Lamaran Guru Matematika SMP

3. Salah ketik dan ejaan yang tidak diperiksa

Typo di surat lamaran guru terasa lebih mencolok daripada di profesi lain, karena guru dianggap teladan dalam berbahasa. Kesalahan yang sering muncul: huruf kapital yang tidak konsisten, kata "di" yang salah penulisan, dan nama sekolah yang salah huruf.

Perbaikan: baca surat dengan suara pelan, atau minta rekan membacanya. Mata kita sering melewatkan kesalahan di tulisan sendiri.

4. Kalimat template yang terdengar seperti semua orang

Kalimat seperti "saya adalah pribadi yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab" sudah dipakai ribuan pelamar. Tidak salah, tapi tidak membuat Anda dikenal. Sekolah tidak punya alasan untuk mengingat surat Anda.

Perbaikan: ganti sifat umum dengan fakta singkat tentang Anda.

  • Template: Saya disiplin dan bertanggung jawab.
  • Lebih spesifik: Saya pernah mengajar kelas VII selama dua tahun dan terbiasa menyusun modul ajar sendiri.

Satu fakta nyata lebih berguna daripada lima kata sifat.

5. Terlalu panjang dan bertele-tele

Surat lamaran bukan tempat menceritakan seluruh riwayat hidup. Pembaca yang menerima puluhan surat tidak akan membaca tiga halaman. Riwayat lengkap sudah ada di CV.

Perbaikan: cukup satu halaman, dengan tiga bagian singkat: siapa Anda dan apa yang dilamar, kenapa Anda cocok, dan penutup yang meminta kesempatan wawancara.

6. Kontak tidak jelas atau alamat email tidak profesional

Ada surat lamaran bagus yang sulit ditindaklanjuti karena nomor telepon tidak dicantumkan, atau salah satu digitnya keliru. Alamat email dengan nama panggilan yang aneh juga mengurangi kesan serius.

Perbaikan: cantumkan nomor yang aktif dan terhubung WhatsApp, serta email dengan nama asli. Subjek email pun jangan dikosongkan. Contoh yang jelas: Lamaran Guru Bahasa Inggris SMA - Nama Anda.

7. Lampiran tidak lengkap atau tidak sesuai yang disebutkan

Di surat tertulis "terlampir CV, ijazah, transkrip, dan sertifikat", tapi yang terkirim hanya CV. Atau berkas ada, tapi fotonya buram dan tidak terbaca. Pihak sekolah jadi harus menghubungi Anda lebih dulu, dan itu menambah pekerjaan mereka.

Perbaikan: buat daftar lampiran di akhir surat, lalu cek satu per satu sebelum menekan tombol kirim. Pastikan ukuran file wajar dan hasil scan terbaca jelas.

Kerangka surat lamaran guru yang rapi

Sebagai pegangan, urutan yang umum dipakai adalah sebagai berikut:

  1. Tempat dan tanggal penulisan.
  2. Lampiran dan perihal (sebutkan posisi yang dilamar).
  3. Alamat tujuan (nama kepala sekolah atau yayasan dan nama sekolah).
  4. Salam pembuka, lalu paragraf perkenalan yang menyebut posisi dan sumber informasi lowongan.
  5. Satu paragraf tentang pengalaman atau kualifikasi paling relevan.
  6. Paragraf penutup yang menyatakan kesediaan mengikuti seleksi atau wawancara.
  7. Hormat saya, tanda tangan, dan nama lengkap.


Daftar periksa sebelum mengirim

  • Nama sekolah dan nama kepala sekolah sudah benar.
  • Posisi dan mata pelajaran tertulis jelas.
  • Tidak ada salah ketik.
  • Isi surat tidak lebih dari satu halaman.
  • Nomor telepon dan email sudah dicek.
  • Semua lampiran yang disebut benar-benar terkirim dan terbaca.

Pertanyaan yang sering muncul

Berapa panjang surat lamaran guru yang ideal?

Cukup satu halaman. Detail pengalaman dan pendidikan sebaiknya diletakkan di CV.

Apakah surat lamaran harus ditulis tangan?

Tergantung permintaan sekolah. Kalau lowongan tidak menyebutkannya, surat ketik yang rapi umumnya cukup. Ikuti petunjuk di informasi lowongan.

Perlukah menyesuaikan surat untuk setiap sekolah?

Perlu. Setidaknya nama sekolah, posisi, dan alasan Anda tertarik harus disesuaikan, supaya surat tidak terkesan hasil salin-tempel.

Catatan: urutan dan format surat dapat berbeda di tiap sekolah. Selalu ikuti ketentuan yang tercantum pada informasi lowongan.

Posting Komentar untuk "7 Kesalahan di Surat Lamaran Guru yang Sering Saya Temui"